#JejakHikmah

Terus Belajar

Sudah lama, sebelum Ramadhan kemarin saya coba daftar untuk masuk kuliah di Ma’had Al-Imarat Bandung. Seiring waktu berjalan, selalu ada saja hambatannya. Bahkan, sudah dua kali dengan yang ini saya coba daftar kuliah di Imarat. Mungkin belum takdirnya.
Diawal pertama pendaftaran, ketika jarak menjelang dimulainya pembelajaran di Ma’had Al-Imarat. Ternyata, sebelumnya itu saya melamar ke salah satu lembaga Al-Qur’an di Bandung. Saya diterima mengajar di MAQDIS. Dan dengan itu, otomatis, dikarenakan jadwal mengajarnya tidak pas dengan jadwal kuliah di Imarat. Maka saya tidak jadi masuk Imarat. Padahal persyaratan semua sudah dikumpulkan, uang pendaftaran sudah, dll. Ya, tinggal masuk belajar saja. Tapi, ternyata belum waktunya.

Dan kemudian, pada waktu pendaftaran semester selanjutnya, saya mantapkan lagi hati, coba daftar lagi, untuk masuk kuliah di Ma’had Imarat. Tapi lagi-lagi bukan tanpa ujian. Justru semakin banyak. Ketika saya sudah daftar di tahun ajaran selanjutnya, sebelum Ramadhan. Jaraknya cukup lama. Bahkan, saya adalah pendaftar pertama untuk tahun ajaran berikutnya.

Dalam jarak tunggu itu, kembali lagi mendapat ujian. Saya diterima mengajar di Fitrah Insani, dan jam ngajarnya dari hari Senin-Jumat, full, dari pagi sampai sore. Kemudian, ada lagi, saya diterima juga di Eco Pesantren. Ya, salah saya juga sih, hehe. Ketika dalam jarak tunggu masuk pembelajaran di Imarat, saya coba-coba melamar untuk mengajar. Dan, pada akhirnya. Keduanya saya diterima, tapi tidak jadi saya ambil.

Mungkin, tahun ajaran sekarang adalah jodohnya. Kemarin, hari Rabu, 6 September 2016. Saya coba datang ke Imarat, untuk menanyakan perihal daftar ulang. Karena terakhir info yang saya dapat adalah awal September. 
Ketika saya sampai di Ma’had Al-Imarat, ternyata hari ini adalah hari pertama masuk pembelajaran. 

“Waduh!” Ujarku. “Mana belum siap-siap, tapi ini mumpung hari pertama pembelajaran. Supaya gak ketinggalan juga.”

Padahal, tadinya saya datang ke Imarat hanya untuk menanyakan konfirmasi daftar ulang. Tapi ternyata, hari ini sudah masuk pembelajaran.
Saya hampiri, di kaca pintu depan kantor yang bertuliskan nama-nama siswa baru, dan ternyata nama saya ada. Bisma Darma Kurnia, kelas PREG – PAGI (Tamhidi – B)

“Oh ya, ustadz, di mana kelas Tamhidi?” tanya saya kepada salah seorang ustadz yang baru keluar dari dalam kelas. 

“Oh ya, Na’am. Tamhidi ada di atas, akhi.” Jawab ustadz.

“Syukron.”

Alhamdulillah, akhirnya saya mulai belajar juga di dalam kelas. Senang sekali rasanya. Bisa belajar ilmu bahasa Arab dan keislaman di Ma’had Imarat.
Mudah-mudahan bisa istiqomah sampai akhir. Aamiin.

Iklan

Tinggalkan Komentar Terbaik

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s